Narasi Ke-IMM-An Menuju IMM DIY Progresif dan Berkemajuan

Oleh : Fajar Shodiq, S.Ag*

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) merupakan salah satu organisasi otonom Muhammadiyah yang ruang lingkupnya mencakup lingkungan perguruan tinggi, baik Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM) ataupun Perguruan Tinggi Negeri (PTM). Roda penggerak Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) adalah seorang mahasiswa yang memiliki ideologi Muhammadiyah dan semangat perjuangan Muhammadiyah baik laki-laki atau perempuan.

Aktifis organisasi Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah biasa disebut Immawan dan Immawati. Untuk menjadi seorang Immawan dan Immawati yang sebenar-benarnya haruslah memahami betul mengenai tujuan dari oraganisasi, agar dapat menggerakkan roda organisasi ke arah yang tepat dan sesuai dengan khitah perjuangan yang diharapkan. Maka dari itu, tujuan menjadi sangat penting untuk kita resapi dan yang terlebih lagi kita amalkan sebagai realisasi atas alasan mengapa Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) didirikan.

Tujuan dari Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah sendiri adalah “ mengusahakan terbentuknya akademisi Islam yang berakhlah mulia dalam rangka menacapai tujuan Muhammadiyah ”. Dari tujuan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) tersebut kita dapat mengambil kesimpulan bahwa ada tiga kata kunci yang menjadi tolak ukur bahwa kita adalah Immawan dan Immawati yang sebenar-benarnya, diantaranya adalah:

Mengusahakan Terbentuknya Akademisi Islam

Roda penggerak Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) adalah kalangan mahasiswa yang merupakan poros keilmuan dalam suatu bangsa. Maka dari itu, seoarang Immawan dan Immawati merupakan seorang akademisi yang harus berperan aktif dalam persyarikan, umat, dan bangsa. Immawan dan Immawati dituntut untuk menjalankan tugas, pokok, dan fungsi sebagai seorang akademisi Islam yang mencakup religiusitas, intelektualitas, dan humanitas yang menjadi trilogi Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM).

Berakhlak Mulia

Akhlak mulia merupakan kunci untuk mencapai kehidupan yang beradab dan diberkahi Allah SWT. Akhlak mulia menjadi mahkota dan perhiasan yang dimiliki oleh umat muslim sebagai penghias kehidupan. Seorang Immawan dan Immawati harus mencerminkan kemuliaan dalam bertutur kata dan bersikap sebagai perwujudan seorang akademisi Islam.

Dalam menggerakan roda organisasi kita kan berinteraksi dengan banyak orang dan berbagai elemen masyarakat. Dengan dimilikinya akhlak yang mulia pada diri seorang Immawan dan Immawati maka kita akan dapat memperlakukan orang lain dengan mulia pula. Hal tersebut memberikan dampak positif bagi diri kita masing-masing dan tentunya mendapatkan kemulian di sisi Allah SWT.

Mencapai Tujuan Muhammadiyah

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) adalah organisasi otonom yang dipayungi Persyarikatan Muhammadiyah. Hal tersebut menjelaskan bahwa Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) harus sejalan dengan tujuan Persyarikatan Muhammadiyah. Sebagai seoarang Immawan dan Immawati memiliki dua tujuan yaitu tujuan Persyarikatan Muhammadiyah dan tujuan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) itu sendiri. Hal tersebut menjadi tanggung jawab yang besar bagi seorang Immawan/Immawati.

Dari tiga kata kunci di atas dapat kita simpulkan, untuk menjadi Immawan/Immawati yang sebenar-benarnya kita harus mengusahan dengan upaya dan kesungguhan untuk menjadikan pribadi yang akademis dan memiliki akhlak yang mulia. Sebagai seorang Immawan dan Immawati harus senantiasa mengasah pemikiran dan memperdalam keilmuan.
Tidak berhenti disitu, ilmu dan pemikiran dalam pribadi seorang Immawan/Immawati harus bersifat radikal (mendalam) dan dinamis agar dapat menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks. Keilmuan yang kita miliki jangan sampai hanya sebatas bank data dandibiarkan membusuk di kepala. Sejatinya ilmu akan bermanfaat jika diajarkan kepada orang banyak dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

Secara umum pandangan pribadi mengenai IMM adalah seperti yang di atas. Dalam pelaksaan organisasi seharusnya dilaksanakan atas dasar pengambilan nilai-nilai dari tujuan Ikatan Mahasiswa Muhmmadiyah (IMM). Apabila kita dapat benar-benar meresapi tujuan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah, tentu kita akan mengetahui apa langkah yang harus dilakukan sebagai seorang Immawan dan Immawati. Sebagai penggerak roda organisasi, kita harus dapat menterjemahkan nilai- nilai yang ada dalam Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) ke dalam struktur organisasi, baik dalam aspek sosial maupun program kerja yang akan dilaksanakan. Upaya seoarang Immawan/Immawati tidak sampai di situ, hal yang sejatinya lebih berat untuk diemban adalah bagaimana merealisasikannya dan dapat memberikan pengaruh yang besar bagi kehidupan.

Sebagai organisasi, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) memerlukan sumber daya yang memadai dan sumber daya memiliki kualitas. Maka dari itu, upaya perkaderan yang progresif menjadi sangat penting untuk diupayakan. Oleh karenanya, setiap elemen dalam struktur organisasi harus bersinergi baik pimpinan dan setiap bidang yang mempunyai ketugasan khusus. Dengan dilaksanakannya hal tersebut Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) dapat bergerak menuju kajayaan dan dapat memberi manfaat baik kepada diri sendiri ataupun orang lain.

Di dalam konteks perkaderan, pada hakikatnya mengandung nilai dakwah. Hal tersebut menjelaskan bahwa sebagai Immawan dan Immawati harus mengajak anggotanya dan orang lain untuk melaksanakan dakwah Islam amar ma’ruf nahi munkar melalui Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) dan Persyarikatan Muhammadiyah.

*Alumni PC IMM Sleman 2017/2018

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back To Top