Penguatan Perkaderan Dalam Membentuk Kader Yang Berkarakter Dan Mampu Menjawab Tantangan Zaman

oleh : Immawan Azhar Basyir, S.Pd*

Penguatan Peran Perkaderan Dalam Upaya Mencapai Tujuan Ikatan

Sebagai salah satu bagian dari gerakan kader dalam Muhammadiyah orientasi perkaderan IMM diarahkan pada terbentuknya kader yang siap berkembang dengan daya kritis, logis, terampil, dinamis dan utuh yang nantinya akan menjelma sebagai kader umat, bangsa, dan persyarikatan.

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah terlahir harus menjadi bagian terdepan dalam mengawal kemajuan peradaban bangsa ini. Sebagaimana yang kita pahami bahwa pemuda adalah tulang punggung bangsa dan terkhusus mahasiswa sebagai golongan muda yang terpelajar, memiliki daya kritis menjadi sangat penting untuk menanggapi dinamika-dinamika yang terjadi di sekitarnya.

Muhammadiyah sendiri memiliki ittikad untuk menciptakan baldatun thayyibah atau negara yang baik. Selaras dengan hal tersebut, diperlukan ide– ide yang otentik yang senantiasa terbarukan dan tetap rasional. Maka kader yang logis dan rasional jelas menjadi kebutuhan untuk mendorong serta mensukseskan terwujudnya cita-cita mulia tersebut. Terampil dan dinamis menjadi karakter yang wajib terinternalisasi dengan penuh kesadaran dalam diri masing – masing kader.

Hal yang demikian menjadi penting adanya karena untuk menjadi tulang punggung bangsa yang baik harus menjadi sosok yang pandai bermanuver dalam hal apapun. Cerdas dalam melihat peluang-peluang yang ada dan peka terhadap kondisi sosial yang terjadi dalam rangka untuk mencapai tujuan kebenaran yang haqiqi.

Pada hakikatnya, semua karakter tersebut harus tampil keseluruhan dan utuh. Tidak berdiaspora dan menjadi parsial. Dengan karakter yang utuh, maka Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah akan menjadi satu barisan yang tersusun rapi dan padu seperti bangunan yang kuat serta kokoh. Dengan ini secara tidak langsung kader-kader Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah DIY nantinya akan memiliki karakter yang kuat. Kualitas kader yang demikian ditransformasikan dalam tiga lahan aktualisasi yakni persyarikatan, umat dan bangsa. Baik dalam ranah kemahasiswaan, keagamaan juga kemanusiaan.

Oleh karena itu, perkaderan menjadi ajang input utama kompetensi yang harus dimiliki seorang kader harus dilaksanakan dengan baik dan maksimal. Dengan menguatnya perkaderan ikatan, maka pintu gerbang tercapainya tujuan ikatan akan terbuka semakin lebar.

Penguatan Karakter Kader Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Sebagai Jawaban Tantangan Zaman.

Dalam pandangan Muhammadiyah, Indonesia saat ini mengalami perkembangan sosial, ekonomi dan politik yang berbeda dengan masa-masa terdahulu. Pasca reformasi, Indonesia menjelma negara demokrasi yang besar. Banyak kebebasan – kebebasan yang tidak dirasakan di era sebelumnya namun bisa kita temui di era ini. Namun demikian, perkembangan ini bukan tanpa sisi gelap.

Muhammadiyah harus memiliki kader yang berkarakter dan memilliki world view untuk menjadi tameng, filter sekaligus amunisi untuk mengadapi penetrasi zaman yang tidak bisa kita elakkan lagi. Kader yang berkarakter kuat akan menjadi anak panah yang tepat sasaran dalam menghadapi hal tersebut.

Era ini menuntut manusia menjadi lebih tangguh dan memiliki kepribadian yang kuat. Era yang diklaim maju ini sesungguhnya sedang mengalami erosi dari dalam. Melemahnya unsur-unsur yang terdapat di dalam aspek-aspek menjadikan zaman yang diklaim maju menjadi tidak benar-benar membawa kemajuan. Seringkali yang kita temui justru kerusakan-kerusakan. Kader

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah harus mampu menjadi jawaban dari era kemajuan ini untuk menjadikan zaman ini bukan hanya maju secara de jure, namun juga menjadi maju secara defacto. Dengan ini Kader Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah DIY harus menjadi pelopor penggerak ide-ide kemajuan zaman. Karenanya, penguatan terhadap karakter dan identitas kader menjadi hal yang penting dalam menjawab tuntutan zaman.

Sehingga dengan peran dan karakter kader mampu menjawab tantangan zaman dan mampu membawa perubahan melintasi zaman. Terlebih di era digital dan kehidupan yang semakin berkembang. Melalui kader yang berkarekter nantinya Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah mampu bergrak menjawab tantangan zaman era digital.

*Alumni PC IMM Sleman Periode 2017/2018

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back To Top